Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Desa Dempel Mulai Pembangunan KDMP di Lahan Perhutani
Dempel , 8 April – Pemerintah Desa Dempel secara resmi memulai langkah besar dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga melalui pembangunan Kawasan Desa Mandiri Pangan (KDMP). Uniknya, proyek strategis ini memanfaatkan lahan hasil kerja sama dengan pihak Perhutani melalui skema pemanfaatan lahan hutan.
Langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan lahan milik desa sekaligus bentuk optimalisasi aset negara untuk kepentingan rakyat. Pembangunan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Sinergi untuk Kesejahteraan
Kepala Desa Dempel Bapak Soewarno, dalam tinjauannya ke lokasi pembangunan, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Perhutani ini merupakan legalitas penting agar warga bisa mengelola lahan dengan tenang dan terstruktur, maka dalam hal ini kami berembuk Bersama dalam zoom meating agar sesuai yang menjadi arahan pemerintah pusat.
"Kami berterima kasih kepada pihak Perhutani yang telah memberikan akses. Dengan adanya KDMP ini, kita tidak hanya menanam tanaman pangan, tapi juga membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan bagi anak cucu kita," ujar beliau.
Rencana Pengembangan Kawasan
Pembangunan KDMP di lahan Perhutani ini akan difokuskan pada beberapa sektor unggulan, antara lain:
- Sentra Tanaman Pangan: Penanaman jagung, ubi kayu, dan kacang-kacangan sebagai cadangan pangan desa.
- Area Hortikultura: Pengembangan sayuran organik yang memiliki nilai jual tinggi di pasar perkotaan.
- Sistem Silvopasture: Integrasi antara tanaman kehutanan dengan peternakan terpadu.
- Eduwisata Pertanian: Menyediakan ruang bagi pelajar dan wisatawan untuk belajar mengenai cara bertani di lahan hutan.
Dampak bagi Masyarakat
Pembangunan ini diprediksi akan menyerap banyak tenaga kerja lokal, mulai dari proses pembukaan lahan (land clearing) yang dilakukan secara gotong royong hingga pengelolaan pasca-panen. Selain itu, Kelompok Tani Hutan (KTH) desa akan menjadi garda terdepan dalam mengelola kawasan ini.
Sekretaris Desa Dempel Bapak H.Siswoyo menambahkan bahwa seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan. "Kita menggunakan prinsip agroforestry. Pohon tegakan Perhutani tetap dijaga, sementara sela-selanya kita manfaatkan untuk tanaman pangan. Jadi, alam tetap hijau, perut masyarakat kenyang," pungkasnya.
Harapan Kedepan
Pemerintah Desa berharap program KDMP ini dapat menjadi tolok ukur perekonomian desa dalam hal kolaborasi pemanfaatan lahan hutan. Dengan dimulainya pembangunan ini, Desa Dempel selangkah lebih dekat menuju status Desa Mandiri yang berdaulat secara pangan.