Logo Desa

Desa Dempel

Kabupaten Grobogan
Provinsi Jawa Tengah

Loading

Desa Dempel

Hari Libur Nasional

Tahun Baru Islam 1448 H

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Dempel Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah

Berita Desa

Komentar Terbaru

Sejarah Desa Dempel

  • Legenda Desa

Desa Dempel sejarah asal-usulnya identik dengan kehidupan seorang tokoh/sesepuh bernama Mbah Kemis. Beliau berasal dari Dukuh Geneng, Desa Lorok, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, pada saat itu Mbah Kemis hanya bersama istrinya bernama Mbah Ratiyem yang lari dari kejaran penjajah Belanda dengan tujuan mengungsi di tempat yang aman. Di tempat ini Mbah Kemis dan istrinya membuat gubug kecil terbuat dari kayu dan atap dari ilalang untuk pondokan atau tempat berteduh, ternyata di tempat Mbah Kemis dan istrinya merasakan hidup yang nyaman dan tenteram. Maka dari itu Mbah Kemis bilang “besok rejaning jaman tempat ini saya namakan dukuh/desa Pondok”.

Beberapa tahun kemudian dari arah barat ada serangan dari tentara Belanda lagi yaitu dari Semarang, penduduk berlarian ke arah timur untuk mencari tempat yang dapat digunakan untuk bersembunyi dengan aman. Sekelompok penduduk lainnya mencari tempat lagi ke arah timur ada pohon besar yaitu pohon putat namanya di situ sementara buat berlindung, namun tempat itu tidak mencukupi sebagian lain terus ke arah timur dan menemukan pohon trembesi yang besar dan teduh di bawahnya ditemukan beberapa patrem berwarna kuning emas. Dan makin ke timur ditemukan pohon besar lagi yaitu pohon randu alas. Pada saat terjadi peperangan dengan tentara Belanda pohon besar randu alas tersebut digunakan untuk tempat sembunyi dengan amping-amping pohon atau dempel-dempel pohon besar tersebut agar terhindar dari tembakan tentara Belanda.

Dari kejadian semacam itulah para tokoh saat itu memberikan sebuah nama pada suatu tempat atau padukuhan. Penduduk berlarian ke arah timur, besok rejaning jaman tempat itu dinamakan Dukuh Temur sekarang Desa Temurejo, ke arah timur ditemukan pohon putat yang kemudian dinamakan Dukuh Putat
sekarang Desa Putatnganten, ke arah timurnya lagi ditemukan pohon trembesi yang di bawahnya ada patrem yang berwarna kuning emas yang kemudian dinamakan Dukuh Tremas sekarang Desa Termas. Yang terakhir ditemukan pohon besar yang dapat digunakan untuk persembunyian atau amping-amping/dempeldempel yang kemudian tempat itu dinamakan Dukuh Dempel yang
sekarang menjadi Desa Dempel, kejadian ini berkisar pada abad ke-18.

Dukuh/Desa Pondok pada awalnya dipimpin seorang lurah bernama Mbah Lurah HARJO DIJOYO, sedangkan Desa Dempel dipimpin seorang lurah bernama Mbah Lurah PARMO WIJOYO. Setelah kedua lurah tersebut meninggal dunia sekitar pada abad ke-19 diganti dengan seorang lurah baru yaitu setelah Desa Pondok dibrengket (digabung) dijadikan satu dengan Desa Dempel ditambah dengan dukuh baru (kalau sekarang disebut pemekaran) yaitu Dukuh Limberejo. Desa hasil penggabungan diberi nama Desa Dempel dan dipimpin oleh seorang lurah bernama Mbah Lurah MANGUN WIJOYO YAHMIN.

Pada saat itu Desa Dempel terdiri dari 3 dukuh yaitu :
1. Dukuh Pondok dipimpin seorang Bekel bernama Bekel Joyo Yahyo;
2. Dukuh Limberejo dipimpin seorang Bekel bernama Bekel Somo Sastro;
3. Dukuh Dempel Krajan dipimpin seorang Kamituwo bernama Kamituwo Tardi Posono,
yang tugasnya        kecuali sebagai Kamituwo juga sebagai Wakil Lurah.

Pada tahun 1939 Lurah Mangun Wijoyo Yahmin meninggal dunia, kemudian diadakan pemilihan lurah. Pada saat itu Lurah dipilih langsung oleh rakyat dengan sistem memasukkan biting (lidi) ke dalam bumbung yang dibuat dari bambu dari masing-masing calon lurah, yang mendapat biting terbanyak dinyatakan sebagai calon lurah yang terpilih. Dan waktu itu yang terpilih menjadi Lurah Desa Dempel adalah Mbah JUDARMAN Al. SASTRO KARTONO. Lurah Sastro Kartono memimpin dari tahun 1939 s/d
tahun 1972. Kemudian diangkat Penjabat Sementara Lurah dari tahun 1972 s/d 1976, bernama L. Paridjo dari salah satu petugas Kejaksaan Negeri Purwodadi.

Pada tahun 1977 diadakan pemilihan lurah di antara 2 orang
calon yaitu :
1. Bp. L. Paridjo ( Pjs. Lurah Dempel );
2. Bp. Soetoyo ( Carik Desa Dempel ).
Dan yang terpilih adalah Bp. Soetoyo eks Carik Dempel menjadi Lurah Dempel.
Pada saat itu berlaku Undang-Undang Nomor 5 tahun 1979 bahwa masa jabatan Lurah adalah 8 (delapan) tahun dan sebutan Lurah diganti menjadi Kepala Desa.

Pada tahun 1987 diadakan pemilihan Kepala Desa lagi dengan calon Kepala Desa sebagai berikut :
1. Bp. Natirto
2. Bp. Damin Suprodjo

3. Bp. Efendi
4. Bp. Suwadji
Dan terpilih Bp. Natirto menjadi Kepala Desa Dempel periode 1987-1997, kemudian pada pemilihan kepala desa berikutnya Bp. Natirto terpilih kembali, karena pemerintah pusat ada gangguan keamanan yang saat itu dikenal pemerintahan orde baru PresidenSoeharto lengser sehingga berdampak pada pemerintahan yang ada di bawahnya, sehingga periode pemerintah desa yang seharusnya 8 tahun menjadi molor. Sementara pemerintah berubah menjadi era reformasi, Kepala Desa Bp. Natirto tepatnya pada tahun 2005 diberhentikan dilanjutkan oleh pejabat Sementara yang ditunjuk oleh Bupati Grobogan atas usul Camat oleh Bp. Puryanto sampai dengan tahun 2007.

Pada tahun 2007 diadakan pemilihan kepala desa diikuti 6
(enam) calon kepala desa sebagai berikut :
1. Bp. Hutomo;
2. Bp. Mulyadi;
3. Bp. Jaman;
4. Bp. Sukandar;
5. Bp. Damun;
6. Bp. Eko Yuliyanto.
Terpilih Bp. Mulyadi menjadi Kepala Desa Dempel dari tahun 2007–2013.

Pada tahun 2013 diadakan pemilihan kepala desa untuk masa bhakti 2013-2019 diikuti 2 (dua) orang calon kepala desa yaitu :
1. Ibu Hartini
2. Ibu Suparti
Terpilih Ibu Hartini menjadi Kepala Desa Dempel dari tahun 2013–2019.

Pada tahun 2018 dilaksanakan pemilihan kepala desa serentak se Kabupaten Grobogan untuk desa Dempel diikuti oleh 2 orang calon yaitu :
1. Ibu Hartini (petahana)
2. Bpk Soewarno.
Dan terpilihlah bapak Soewarno menjadi Kepala Desa Dempel masa bhakti 2019-2025, kemudian pada tahun 2024 ada penambahan masa jabatan sehingga masa jabatan menjadi 2019-2027.

Sepanjang sejarah Kepala Desa Dempel dari jaman penjajah Belanda/sejak terbentuknya Desa Dempel telah dipimpin oleh 7 (tujuh) Kepala Desa definitif dan 2 (dua) Kepala Desa yang ditunjuk sebagai Pjs, sedangkan Carik/Sekdes Dempel yang pernah menjabat sampai sekarang yaitu :

1. Mbah Carik Wongso Wijoyo;
2. Mbah Carik Sastro Kartono;

3. Mbah Carik Sunarto;
4. Mbah Carik Djojo Pranoto;
5. Mbah Carik Soetoyo;
6. Bp. Sekdes Hutomo sampai 1 Maret 2016;
7. Bp. Siswoyo (Plt. Sekretaris Desa) dari 1 Maret 2016 – 10 Maret 2018;
9. Bp. Sakti Wahyono (Plt.Sekretaris Desa) dari 10 Maret 2018–14 Oktober 2019);
10.Bp. Siswoyo (Sekdes Definitif 14 Oktober 2019-sekarang)

(Disusun dengan Nara Sumber : Bp. Hutomo (mantan Sekdes), Mbah Jubari, sesepuh desa, Mbah Somomarkiman, tokoh masyarakat, Mbah Suwardi Somo Sastro, tokoh mayarakat)

Lampiran File
https://dempel desa.id/artikel/2025/12/17/sejarah desa dempel 1

Unduh

Beri Komentar

Desa

1,923

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI 1,923 penduduk

1,953

PEREMPUAN

PEREMPUAN 1,953 penduduk

3,876

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

3,876

TOTAL

TOTAL 3,876 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

KEPALA DESA

SOEWARNO

Tidak Ada di Kantor

SEKRETARIS DESA

SISWOYO

Tidak Ada di Kantor

KAUR KEUANGAN

PANGGIH PURWANTO

Tidak Ada di Kantor

KAUR PERENCANAAN

ARI HARYONO

Tidak Ada di Kantor

KAUR TATA USAHA DAN UMUM

GUNADI

Tidak Ada di Kantor

KADUS DEMPEL

SUSANTO

Tidak Ada di Kantor

KADUS LIMBEREJO

KUSRIN

Tidak Ada di Kantor

KADUS PONDOK

Tidak Ada di Kantor

KASI PEMERINTAHAN

SAKTI WAHYONO

Tidak Ada di Kantor

KASI PELAYANAN

ANDI HANDOKO, S.Pd.I

Tidak Ada di Kantor

KASI KESEJAHTERAAN

MASHUDI, S.Ag

Tidak Ada di Kantor
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 77
Kemarin : 19
Total Pengunjung : 10.293
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.16
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v201.06

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Pemerintah Desa

SOEWARNO

KEPALA DESA


Tidak Ada di Kantor

SISWOYO

SEKRETARIS DESA
Tidak Ada di Kantor

PANGGIH PURWANTO

KAUR KEUANGAN
Tidak Ada di Kantor

ARI HARYONO

KAUR PERENCANAAN
Tidak Ada di Kantor

GUNADI

KAUR TATA USAHA DAN UMUM
Tidak Ada di Kantor

SUSANTO

KADUS DEMPEL
Tidak Ada di Kantor

KUSRIN

KADUS LIMBEREJO
Tidak Ada di Kantor

KADUS PONDOK
Tidak Ada di Kantor

SAKTI WAHYONO

KASI PEMERINTAHAN
Tidak Ada di Kantor

ANDI HANDOKO, S.Pd.I

KASI PELAYANAN
Tidak Ada di Kantor

MASHUDI, S.Ag

KASI KESEJAHTERAAN
Tidak Ada di Kantor